Posted by: rumahkonstitusi | August 1, 2007

Lembaga Negara Diimbau Tak Terima Bantuan Asing

Lembaga Negara Diimbau Tak Terima Bantuan Asing jakarta, kompas – Lembaga legislatif dan yudikatif diimbau tidak menerima bantuan dari luar negeri. Kalaupun menerima bantuan, disarankan agar melalui badan eksekutif.

Demikian dikemukakan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie pada acara deklarasi pegawai Mahkamah Konstitusi pertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), Selasa (31/7) di Gedung MK, Jakarta.

Menurut Jimly, MK sebagai lembaga baru selama ini hanya mengandalkan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Jangan sampai timbulkan citra MK dibiayai asing,” ujarnya.

Jimly mengemukakan contoh tentang acara sosialisasi perubahan UUD 1945 yang pernah satu kali didukung biaya asing. Saat itu muncul isu bahwa perubahan UUD dibiayai asing.

Berbeda dengan Jimly, juru bicara Mahkamah Agung (MA), Djoko Sarwoko, mengatakan, bantuan asing sama sekali tidak berpengaruh pada hal-hal seperti penanganan perkara. MA yang menerima bantuan dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Australia, Uni Eropa, dan Kedutaan Besar Perancis tetap dapat mempertahankan independensinya. “Kami tak pernah merasa terpengaruh. Buktinya warga negara Australia, Belanda, China, dan lainnya kami hukum,” katanya.

Djoko mengakui, bantuan luar negeri di MA lumayan banyak. Bantuan tersebut tak pernah diterima dalam bentuk uang, tetapi pelatihan, seperti tentang terorisme dan tindak pidana pencucian uang.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Anwar Nasution juga mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, bantuan asing seyogianya dilakukan melalui satu pintu, yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Departemen Keuangan. Setelah itu, ujar dia, sumbangan itu baru diteruskan kepada instansi yang bersangkutan.

Selasa kemarin, pegawai MK mendeklarasikan komitmen untuk mempertahankan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan yang menempatkan MK pada predikat tertinggi dalam hal pengelolaan keuangan.

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendi berharap, komitmen semacam ini dapat dicontoh oleh lembaga negara yang lain. (ana)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: